favorite writer

In random order:
1. Sophie Kinsella

Sejak membaca Confessions of A Shopaholic, saya langsung jatuh cinta pada novel-novel karangan nyonya yang satu ini. Ketika buku tersebut difilmkan, saya sempat waswas, apakah sang sutradara mampu memindahkan kegokilan Rebecca dan kegantengan Luke ke layar lebar? Untunglah, justru karena ceritanya tidak dibuat sesuai novelnya, saya merasa lebih puas menontonnya. Malah kini si pemeran Luke, Hugh Dancy, sukses masuk di daftar cowok-cowok favorit saya di film🙂

2. Sidney Sheldon

Sejak saya bisa membaca dan ayah saya membolehkan saya membeli novel yang lebih mature, buku-buku karangan bapak yang sayangnya sudah wafat ini rajin saya koleksi. Cerita-ceritanya selalu beralur cepat dan susah ditebak. Ia juga selalu menampilkan setting di berbagai belahan dunia, membuat saya ngiler untuk mengalaminya sendiri.

3. Enid Blyton

Mungkin buku dari pengarang inilah yang paling banyak saya beli. Pasalnya, ia memang sangat produktif! Lima Sekawan, Pasukan Mau Tahu, Sapta Siaga, serial Mallory Towers dan St. Claire, adalah beberapa saja dari seabrek karangannya. Semuanya enak dibaca, membuat saya berkhayal ingin bersekolah di asrama dan berpetualang.

4. Meg Cabot
Selain Kinsella, novelis genre chicklit favorit saya adalah wanita yang satu ini. Cerita yang dibuatnya selalu menarik dan lucu, dengan bahasa yang renyah dan mudah dinikmati. Saya sudah berhenti membeli versi terjemahan dari novel-novelnya (dan semua novel pada umumnya) karena ingin menikmati rangkaian kata yang ia ciptakan. Jauh jauh lebih lucu dalam bahasa aslinya! :p

5. Takeshi Maekawa
Hingga kini, saya masih rajin membeli seri Kungfu Boy yang ia ciptakan. Seri lain yang dibuatnya, seperti Break Shot (tentang permainan bilyar), juga saya gemari. Selain lucu, gambar-gambarnya juga oke punya didukung cerita yang sebenarnya sederhana tapi bikin penasaran.

6. Jane Austen
Buku-bukunya mampu membawa saya menyelami romantisme kisah cinta dan kehidupan orang-orang Inggris zaman dulu. Semua tokohnya tak terlupakan, baik sang wanita yang biasanya mandiri dan punya pikiran sendiri, maupun tokoh pria yang umumnya tidak menonjol tapi ternyata bisa diandalkan. Saking senangnya sama Ms. Austen, saya sampai menggemari pula semua film yang diadaptasi dari bukunya.

7. Agatha Christie
Saya cukup sedih ketika menemukan bahwa saya sepertinya telah memiliki semua buku karangan wanita ini. Favorit saya adalah kasus-kasus yang dipecahkan oleh Hercule Poirot dengan sel otak abu-abunya, meski saya juga menikmati membaca tentang kecerdasan dan kegesitan Miss Marple.

8. Yu Asagiri
Yang saya sukai dari pembuat komik Jepang ini adalah gambar-gambarnya yang bagus banget dan cerita-ceritanya yang selalu menarik dan lucu! Sayang, sepertinya ia sudah tidak aktif mengarang karena saya tidak pernah menemukan bukunya lagi😦

9. Kyoko Hikawa
Penulis komik Jepang lainnya yang saya sangat sukai. Juga sudah tidak ditemui lagi produk barunya di toko buku😦

10. Eriko Ono
Saya harus berterima kasih pada Ajeng, sahabat saya, yang memperkenalkan saya pada pembuat serial Miiko! ini. Buat kamu yang sedang butuh tertawa dan enggak keberatan membaca komik yang sama dengan anak SD tetangga kamu, bacalah Miiko!🙂

11. Janet Evanovich
Jangan pernah membaca serial Stephanie Plum atau novel lainnya karangan ibu yang satu ini dalam versi terjemahannya! Saya pernah membeli buku pertamanya yang non-impor, dan tidak suka, tapi setelah kebetulan membaca versi aslinya ternyata luar biasa lucu! Saya berharap Stephanie akan terus setia pada Morelli yang guanteng dan seksi itu :p

12. Michael Crichton
Saya suka membaca buku yang bisa menambah pengetahuan saya tentang sesuatu. Kebiasaan Crichton untuk mengupas habis sebuah topik dengan latar belakang riset yang kuat sangat saya sukai.

13. Stephenie Meyer
Meski banyak yang mengaku kurang puas dengan ending Edward dan Bella, saya pribadi merasa cukup senang. Buku lainnya yang dibuat Meyer, The Host, juga sangat saya sukai.

14. Dean Koontz
Karangan Stephen King sebenarnya cukup saya sukai, tapi kadang terasa terlalu “gelap”. Saya lebih suka Dean Koontz yang menawarkan cerita yang lebih humoris meski tetap menyediakan ketegangan dan horor yang memacu adrenalin. Favorit saya sejauh ini: Intensity dan The Good Guy.

15. J. K. Rowling
Mana mungkin saya melupakan wanita ini? Saya masih menunggu serial menakjubkan lainnya dari Rowling setelah Harry Potter yang fenomenal itu.

16. Gosho Aoyama
Komik lainnya yang masih rajin saya beli hingga kini adalah karangan bapak yang satu ini. Meski sudah enggak sabar menanti kapan si imut Conan akan berubah normal menjadi Shinichi yang ganteng itu, toh saya tetap menikmati kasus-kasus yang dipecahkan oleh sang detektif cilik.

About kcplanet

Female. Indonesian. Love reading, traveling, listening to music, watching movies.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My stats

  • 86,138 hits

You clicked these

June 2010
M T W T F S S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

My blablabla on twitter

%d bloggers like this: