schengen

Beruntunglah kamu yang berkesempatan pergi ke Eropa. Jika sudah punya visa Schengen di tangan, berarti kamu bisa traveling di 25 negara berikut ini dengan bebas:

Austria

Belgia

Republik Ceko

Denmark

Estonia

Finlandia

Perancis

Jerman

Yunani
Hungaria

Iceland

Italia

Latvia

Lithuania

Luksemburg

Malta

Belanda

Norwegia

Polandia

Portugal

Slovakia

Slovenia

Spanyol

Swedia

Swiss

Belum pernah mendengar tentang visa ini atau belum paham benar? Yuk, simak beberapa poin penting tentang visa Schengen:

*Visa Schengen adalah visa kunjungan bagi penduduk non-EU (European Union alias Uni Eropa) dengan tujuan berlibur atau bisnis. Batas maksimal berlakunya adalah 90 hari dalam periode 6 bulan. Pemegangnya tidak boleh tinggal secara permanen atau bekerja di Eropa.

* Pemegang visa ini boleh berkeliaran ke negara manapun yang menjadi anggota perjanjian Schengen, jadi enggak perlu ribet lagi mengurus visa di masing-masing negara.

* Meski semua negara yang tercantum dalam perjanjian Schengen ada di Eropa, jangan samakan Schengen dengan EU. Tidak semua negara EU ikut dalam perjanjian Schengen, dan ada pula negara non-EU (Norwegia, Eslandia, Swiss) yang tertera di sana.

* Mau traveling ke banyak negara sekaligus di Eropa? Kamu harus apply visa Schengen di konsulat negara yang akan paling lama kamu tinggali. Misalnya, kamu mau ke Perancis 1 hari, Jerman 5 hari, dan Austria 2 hari, kamu kudu apply ke konsulat Jerman. Bagaimana kalau kamu berencana ke Perancis, Jerman, dan Austria masing-masing selama 1 hari saja? Kamu kudu apply ke konsulat Perancis sebagai negara pertama yang kamu masuki.

* Berapa lama mengurus visa ini? Tergantung konsulat negara yang kamu apply dan kondisi kamu sendiri (kebangsaan, profil, dsb). Bisa satu hari sampai 10 minggu.

* Ada beberapa versi visa Schengen: single, double, dan multi entry–semuanya tetap hanya mengizinkan kunjungan selama maksimal 90 hari. CMIIW, visa single entry berarti kamu tidak boleh keluar dari area Schengen. Misalnya, kamu masuk dari Perancis, lalu mampir ke Inggris (non-Schengen), lalu mau masuk ke Belanda, itu dilarang. Jadi, kalau mau keliling Eropa, baiknya gunakan yang multi entry.

*Persyaratan membuat visa Schengen juga berbeda-beda. Tapi biasanya sih yang dibutuhkan adalah: bukti perjalanan (tiket pulang-pergi, itinerary travel agent asli), bukti akomodasi (reservasi hotel yang telah dikonfirmasi, undangan resmi), pernyataan dari bank, surat dari perusahaan kamu atau kampus jika kamu seorang mahasiswa, asuransi perjalanan, dan undangan bisnis.

* Bikin visa pasti perlu wawancara, dong? Enggak juga. Teman saya misalnya, yang awal 2010 apply visa Schengen via konsulat Spanyol, tidak melalui proses wawancara sama sekali.

* Berapa biaya bikin visa Schengen? Teman saya yang apply lewat konsulat Spanyol itu mengeluarkan biaya sekitar 800 ribu rupiah.

About kcplanet

Female. Indonesian. Love reading, traveling, listening to music, watching movies.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My stats

  • 86,138 hits

You clicked these

May 2010
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

My blablabla on twitter

%d bloggers like this: