tertipu ramalan cuaca

Saya baru tahu kalo Hanoi yang ada di Vietnam itu memiliki 4 musim. Memang tidak ada salju, tapi suhunya bisa mencapai 0 derajat celcius pada saat musim dingin! Walah, mana asyik ya, dapet dinginnya doang tapi saljunya enggak :p

Eniwei, sebelum pergi ke sana pada tanggal 6-10 maret 2010 lalu (seperti biasa, thanks to AirAsia, kami kudu transit di kuala lumpur dulu), saya dan teman-teman tentunya mengecek dulu berapa suhu di sana. Kira-kira 3 minggu sebelum hari H, alangkah sedihnya saya karena menemukan ternyata temperaturnya mencapai 12 derajat Celcius di siang hari. Waduh, alamat bakal kedinginan lagi seperti halnya sewaktu saya sowan ke Macau dan Hong Kong akhir Januari 2010 lalu, pikir saya. Maka saya dengan segera memikirkan taktik untuk menghadapi cuaca menggigil tersebut, antara lain dengan membawa baju tebal yang tentunya bakal memakan ruang koper (untung saja kami telah memesan bagasi 15kg sewaktu membeli tiket pesawat via online).

Tapi, seminggu sebelum hari H, betapa kagetnya saya mendapati bahwa semua ramalan cuaca yang saya browsing di Google menyatakan bahwa suhu di Hanoi saat itu dan ketika saya di sana bisa mencapai 33 derajat Celcius! Walah, kok drastis sekali kenaikannya? Tapi saya menyambutnya sebagai kabar gembira, karena kabarnya Halong Bay (yang disebut-sebut sebagai tempat terindah di dunia, sekitar 3 jam dari Hanoi) paling cantik dikunjungi di musim panas karena minus kabut. Saya lupakan segera niat untuk membawa baju dobel-dobel. Jaket tebal saya tetap saya bawa hanya untuk menghangatkan diri sewaktu berada di pesawat (biarpun statusnya murah, AirAsia itu sangat dingiiiin).

Tapi ternyata ramalan cuaca di Hanoi enggak kalah akuratnya dibandingkan dengan BMG (maksudnya?? :p). Terakhir kali saya di sana, suhu di siang hari mencapai 13 derajat Celcius! Meskipun enggak sedingin Macau dan HK, hujan rintik-rintik sempat kami alami, demikian pula sewaktu di Halong Bay. Singkatnya, gak asyik banget! Alhasil, setiap hari saya kudu mengenakan satu-satunya jaket tebal yang saya bawa. Salah satu teman perjalanan saya bahkan hanya mengenakan sendal jepit–untung saja dia tidak meninggalkan jaketnya di rumah. Para bule yang saya temui juga pada saltum. Di cuaca sedingin itu, dengan angin yang berhembus kencang, mereka menggigil karena hanya mengenakan celana pendek dan jaket atau cardigan tipis. Satu keluarga dari Rusia yang notabene terbiasa dengan suhu sampai minus derajat Celcius saja sama kedinginannya dengan saya!

Moral dari cerita ini adalah, cek benar-benar cuaca di Hanoi (atau Vietnam secara umum) sebelum kamu sowan ke sana. Sewaktu berkomunikasi dengan orang hostel/hotel untuk memesan kamar atau tur, konfirmasikan kebenaran informasi suhu yang kamu peroleh via internet. Kalo berniat mampir apalagi nginep di Halong Bay, pilih musim panas saja. Pasalnya, gara-gara cuaca dingin, agenda kami selama di sana (kami menginap 1 malam di kapal) jadi garing: batal kayaking, berenang, dan memanjat semacam bukit.

About kcplanet

Female. Indonesian. Love reading, traveling, listening to music, watching movies.

One response to “tertipu ramalan cuaca

  1. Wah saya rencana trip ke Halong Bay Januari tahun depan, pasti dingin banget ya, hahaha…😀 Nice posting ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My stats

  • 86,138 hits

You clicked these

March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

My blablabla on twitter

%d bloggers like this: